Pengadil Lapangan Dinilai Tepat Beri Kartu Merah Koscielny

Posted in Berita Bola, Liga Champions on March 10, 2017 by

Lapaktangkas.com – The Gunners bermain 10 orang di babak kedua, laga leg kedua putaran 16 besar Liga Champions. Laurent Koscielny memperoleh kartu merah, selepas menjatuhkan bomber Bayern Munchen Robert Lewandowski di kotak penalti.

Dikutip dari Mirror, Hari Rabu 8 Maret 2017, Arsene Wenger mengatakan pengadil lapangan Tasos Sidiropoulos menjijikkan selepas laga. Ia menganggap ofisial laga menghancurkan permainan di babak kedua, dengan kartu merah bagi pemainnya itu.

Kartu merah di menit 54 tersebut mungkin berdampak buruk, karena selepas itu The Gunners kebobolan lima gol. Namun, keputusan pengadil lapangan dianggap tepat, karena Lewandowski dalam posisi yang sangat terang mempunyai peluang mencetak gol.

Pertandingan di Emirates Stadium, adalah laga babak gugur Liga Champions pertama bagi Sidiropoulus. Pengadil lapangan asal Yunani, itu awalnya mengeluarkan kartu kuning, namun ofisial kelima memberi koreksi, memberi saran Sidiropoulus memberi kartu merah.

Awal musim ini ada perubahan regulasi, perihal pelanggaran atas pesepakbola yang mempunyai peluang mencetak gol. Bila pelanggaran terjadi dalam kontak penalti, pengadil lapangan hanya bakal mengeluarkan kartu kuning.

Tapi, itu terpisah dengan pelanggaran terhadap tubuh bagian atas. Regulasi mendeskripsikannya sebagai pelanggaran dari tindakan menahan, menarik, atau mendorong, di mana pesepakbola yang melakukannya tak berupaya meraih bola.

Pelanggaran yang dilakukan Koscielny, ialah salah satu dari yang disebut dalam regulasi, maka sangat tepat untuk memberi kartu merah. “Keputusan tepat kartu merah,” ujar kolumnis Mirror Robbie Savage.

Eks bintang liga Inggris, itu mengatakan Koscielny terang tak punya niat, untuk meraih bola. Defender The Gunners, itu tidak mampu mengejar Lewandowski, serta sengaja mendorong untuk mencegahnya mencetak gol.

Pendapat Savage dengan cepat direspons eks pengadil lapangan final Piala Dunia Howard Webb. “Interpretasi yang tepat,” kata Webb.