Pacman Akan Pensiun jika Jadi Senator Filipina

Posted in Tinju on October 15, 2015 by

(FILES) In this September 3, 2014 file photo, Filipino boxing star Manny Pacquiao gestures on arrival for a press conference with fellow boxer Chris Algieri in Los Angeles, California. Pacquiao called his boxing showdown with Floyd Mayweather "the fight of my life" as he got down to work pounding the streets and gym in Los Angeles. The eight-division world champion cranked into serious preparations for the May 2 fight after flying in for his training camp from his native Philippines. On March 2, 2015, Pacquiao ran two miles (3.2 km) and shadow-boxed for two rounds, followed by abdominal work and breakfast of steamed rice, scrambled egg, fish and chicken broth. AFP PHOTO / FREDERIC J. BROWN / FILESFREDERIC J. BROWN/AFP/Getty Images

 

Agen Judi Bola – Promotor Top Rank, Bob Arum, menegaskan ke Manny Pacquiao harus pensiun jika dia terpilih sebagai senator Filipina pada Mei 2016. Dengan ia terpilih sebagai salah satu orang penting di negaranya itu, petinju berjuluk Pacman ini sudah tidak memiliki waktu untuk kembali bertarung di atas ring.

“Ia takkan bisa berlatih di kamp hingga tiga bulan jika ia terpilih sebagai anggota senator. Senator bekerja paling sibuk di daerah Filipina. Mereka harus berkantor setiap hari. Jika ia akhirnya terpilih sebagai senator, ia mustahil bisa kembali bertanding,” jelas Arum seperti mengutip dari The Washington Post, Rabu (14/10/2015).

Sebelum ia memutuskan menjadi seorang senator, petinju berusia 36 tahun dijadwalkan akan menjalani pertarungan terakhirnya pada Maret 2016. Bukan Floyd Mayweather Jr. lawan yang bakal dihadapi petarung yang pernah juara di delapan kelas berbeda tersebut.

Lucas Matthysse dan Amir Khan adalah lawan yang akan bakal dihadapinya. Jelang tampil melawan di antara keduan, Pacman yang pada Juli 2015 yang datang ke Indonesia tengah menyembuhkan cedera bahu yang dialami.

Saat ini kondisi fisik Pacman sudah mencapai 80 hingga 90 persen. Diprediksi pada akhir di November atau awal Desember 2015, petinju dengan rekor 38 kemenangan KO itu akan kembali berlatih normal.