Mourinho Merasa Dikhianati Para Skuad Chelsea

Posted in Berita Bola, Liga Inggris on December 15, 2015 by

Jose Mourinho

Mourinho Merasa Dikhianati Para Skuad Chelsea

Pelatih The Blues, Mourinho, membeberkan rasa frustrasi selepas timnya dikalahkan Leicester City 1-2 pada lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion King Power, Hari Senin (15/12) malam waktu setempat.

Pada wawancara dengan Sky Sports selepas laga melawan Leicester, Jose Mourinho akui taktik permainan yang telah diberikannya tak dijalankan John Terry serta kawan-kawan.

Jose Mourinho berujar, gol Leicester yang dicetak Jamie Vardy serta Riyad Mahrez semestinya tak terjadi bila para pesepakbola The Blues menjalankan taktik yang diberikannya sebelum laga.

“Kami kebobolan dua gol yang tak dapat aku terima, karena salah satu kelebihan aku ialah membaca laga, permainan lawan, mengindentifikasi setiap detail lawan,” kata Jose Mourinho.

“Kedua gol Leicester, dari pergerakan Vardy di antara dua defender, umpan silang menggunakan kaki kiri, kami hanya menempel dengan satu orang, walaupun aku ingin kami menjaga dengan dua orang. Aku juga ingin pesepakbola tengah lebih banyak membantu.”

Kekalahan dari Leicester menjadikan The Blues berada di peringkat 16 klasemen sedangkan Liga Primer dengan 15 poin. Chelsea hanya berjarak satu poin dengan zona degradasi.

Keadaan tersebut menjadikan Jose Mourinho frustrasi. Manager yang dijuluki Jose Mourinho itu merasa dikhianati oleh para pesepakbola The Blues karena tak mendengarkan perintahnya.

“Dua gol Leicester sukar diterima. Rasa frustrasi yang besar untuk diterima, karena aku merasa kerja aku dikhianati. Aku bekerja empat hari untuk menyiapkan laga ini, serta para pesepakbola telah mendapatkan informasi itu tiga hari sebelum laga,” papar Jose Mourinho.

Jose Mourinho juga mempertanyakan komitmen Eden Hazard yang menarik diri sendiri karena cedera ketika laga berjalan 30 menit.

“Saya tak tahu apa cedera Hazard. Ia mengambil keputusan sendiri hanya dalam 10 detik. Pertama ia bilang tak dapat melanjutkan laga. Saat aku ingin melakukan pergantian pesepakbola, ia bilang mampu. Saat langkah pertama memasuki lapangan, ia bilang tak mampu,” kata Jose Mourinho.