Barca Selangkah Menuju Quintuple

Posted in Berita Bola, Liga Spanyol on December 17, 2015 by

barca-ijo

Barca Selangkah Menuju Quintuple

Barca kini tengah dalam misi merebut gelar kelima (quintuple) sepanjang 2015. Syaratnya mereka harus dapat merebut gelar jawara Piala Dunia Klub yang berlangsung di Osaka, Jepang pekan ini.

Gelar jawara Liga Spanyol, Copa del Rey, Liga Champions, serta Piala Super Eropa telah dikoleksi oleh Barca. Pencapaian mereka akan sangat sempurna saat sukses merengkuh gelar Piala Dunia Klub.

Hadangan pertama klub asal Catalan untuk mewujudkan mimpi datang dari jawara Piala Champions Asia, Guangzhou Evergrande. Tim didikan eks manager tim nasional Brasil, Luiz Felipe Scolari tersebut dipastikan bermain habis-habisan guna menggugurkan hasrat Barca.

Juara Liga Super China musim lalu itu bukanlah tim kacangan. Dalam pasukan yang ada kini, terdapat beberapa nama besar yang pernah mewarnai gemerlapnya ajang benua Eropa.

Eks punggawa Madrid, Robinho akan menjadi ujung tombak Guangzhou di semifinal nanti. Walau pada laga sebelumnya melawan Club America ia tak mencetak gol, tapi bukan berarti defender Barca dapat bersantai.

Ketajaman pesepakbola yang pernah mengecap gelar jawara Serie-A bersama AC Milan tersebut masih menjadi ancaman bagi gawang lawan. Semenjak berlabuh di Guangzhou, Robinho telah merumput 9 kali, serta mencetak 3 gol.

Lainnya Robinho, Scolari juga mempunyai pesepakbola level internasional lainnya. Eks pemain tengah bertahan Spurs, Paulinho selalu menjadi andalan di sektor tengah.

Bisa dipastikan, pesepakbola berumur 27 tahun itu akan mendapatkan tanggung jawab penting dari Scolari dalam memimpin rekan-rekannya merusak daya kreativitas sektor tengah Barca.

Barca Tanpa Neymar

Menjelang menghadapi Guangzhou, pasukan didikan Luis Enrique diterpa berita tidak mengenakkan. Bomber andalan mereka, Neymar tak dapat dimainkan karena dalam keadaan cedera.

Minus Neymar tentu saja menjadikan kekuatan mereka tidak lagi sempurna. Pesepakbola asal Brasil tersebut dalam beberapa laga pamungkas selalu sukses memberikan sumbangsih besar bagi Barca.

Sang juru taktik sendiri belum mau terlalu terbuka Perihal keadaan Neymar. Hanya saja dari cara ia menjawab pertanyaan Perihal hal ini, tersirat sedikit keraguan bomber berambut Mohawk dapat dimainkan besok.

“Dia tengah dalam proses pemulihan menuju keadaan normal. Namun bukan hanya dengan tak melihatnya dlam sesi latihan lantas Anda menyimpulkan ia tak akan bermain besok,” kata Enrique sebagaimana dikutip AS.

Cedera Neymar memang telah ada semenjak sebelum Barca menghadapi Bayer Leverkusen di Liga Champions pekan lalu. Selang beberapa hari selanjutnya ia juga tak bermain ketika Barca ditahan imbang Deportivo La Coruna di ajang Liga Spanyol.

“Saya tak suka mengambil risiko. Pada waktunya kami akan memutuskan apa ia akan kami panggil ke tim, karena yang terang kami butuh kemenangan untuk hingga ke final,” kata Enrique.

Di kubu Guangzhou, berita Perihal absennya Neymar tak serta-merta menjadikan mereka dapat bernafas lega. Scolari menganggap, tanpa Neymar pun, Blaugarana tetap menakutkan. Malahan ia menilai Enrique punya pesepakbola berkualitas sama dengan Neymar dalam pasukan kini.

“Neymar ialah salah satu dari tiga pesepakbola terbaik di dunia kini. Ia memperlihatkan perkembangan luar biasa selama 5 tahun pamungkas. Bila ia absen, tak terlalu bermasalah bagi Bracelona, karena mereka punya 25 pesepakbola yang sama sebagaimana Neymar,” kata Scolari dilansir dari Daily Mail

Rintangan Terakhir

Walau kedepannya dapat mengatasi perlawanan Guangzhou, Messi serta kawan-kawan mempunyai rintangan lainnya. Klub asal Argentina, River Plate telah memastikan satu tempat di partai final.

Lucho Gonzales serta kawan-kawan merebut tiket menuju partai puncak dengan mengalahkan wakil tuan rumah Sanfrecce Hiroshima dengan skor 1-0, Hari Rabu 16 Desember 2015. Sepanjang sejarah Piala Dunia Klub, wakil Amerika Latin adalah unggulan kedua selepas wakil Eropa.

Rivalitas tensi tinggi akan menjadi penghias pertandingan jika Barca serta River Plate bertemu di final. Gaya bermain keras jawara Copa Libertadores tersebut dipastikan menjadikan jawara Liga Champions kesulitan mengembangkan permainan.

Menarik untuk ditunggu, bagaimana aksi para pesepakbola Barca di ajang ini. Mimpi meraih Quintuple tidak akan enteng akan mereka dapatkan. Mengerahkan tenaga di tengah sempitnya waktu istirahat memaksa Enrique memutar otak.

Ia harus pandai mengakali keadaan skuad besutannya agar tetap berada di level puncak. Kejenuhan melakoni laga pun akan menjadi momok paling rawan menyebabkan misi mencetak sejarah tahun ini sia-sia begitu saja.